Positive Thinking

personal branding 22
 
Seburuk apapun situasi di sekitar kita pastilah memberikan 2 pilihan. Apakah kita akan sekedar kesal dan menyesali keadaan. Atau bergerak mencari solusi yang terkadang menemui berbagai halangan hingga mungkin hasilnya kurang maksimal. .
.
Nah, jika keadaan yang negatif tersebut menimpa dunia karir di mana kita berkarya meraih prestasi dan reputasi, tindakan mana yang dipilih?
.
Personal Branding mensyaratkan orang untuk memilih yang kedua. Sukses karir ada di tangan kita, bukan di tangan orang atau lingkungan di luar kita. Kita harus selalu memegang kendali diri terhadap segala situasi dan kondisi. Karena personal brand yang kuat adalah mempengaruhi sekitarnya, bukan sebaliknya.
.
Sejalan dengan kata bijak Confucius, membangun personal brand membentuk pribadi yang optimis dan positive thinking. Sehingga takkan mungkin dia berpangku tangan mengutuk dan menyesali keadaan yang buruk tanpa berbuat sesuatu yang bermanfaat bagi kelangsungan kariernya! .
.
So….come on guys, take an action!
.
Salam sukses 👌
DH
Iklan

Gagasan Cemerlang

Secemerlang apapun gagasan anda, jika tidak disampaikan kepada orang lain atau masyarakat luas, maka tak akan pernah bercahaya. Hingga akhirnya gagasan itu terkubur dalam pikiran kita sendiri tanpa sekalipun diketahui orang.

Come on guys…mulailah tunjukkan gagasan Anda. Karena gagasan cemerlang akan membentuk personal brand yang kuat…dan berdampak langsung terhadap sukses karir Anda!

Salam Sukses,

DH

#gagasancemerlang #membangunpersonalbrand #personalbranding #careermanagement #sukseskarir #psikolog #pakarpersonalbranding #dewiharoen #dewiharoenquote #leeiacocca

Apa Perlunya Membangun Personal Brand Di Dunia Karir

Di berbagai seminar/training personal branding yang saya lakukan, selalu ada pertanyaan peserta yang mirip judul tulisan di atas. Pertanyaan ‘klasik’ tersebut wajar terlontar, karena mayoritas orang mengira bahwa personal brand ‘hanya’ dibutuhkan para artis supaya tersohor di kancah hiburan. Pun bagi politisi yang sedang berlaga di pileg/pilkada/pilpres untuk memenangkan hati rakyat pemilihnya. Personal brand sering diartikan secara sempit sebagai popularitas, yang mana profesional atau pekerja karir ‘dianggap’ tidak memerlukannya. So, apakah benar demikian?

Lanjutkan membaca “Apa Perlunya Membangun Personal Brand Di Dunia Karir”

Pakar Personal Branding

Berbicara Personal Branding, maka dipastikan kita banyak membahas Personal Branding Online. Mengapa demikian? Pada tulisan sebelumnya sudah diketahui bahwa Personal Branding adalah cara untuk menempelkan nama kita dibenak banyak orang. Di era internet mayoritas proses/aktivasi brand  tersebut dilakukan melalui microblogging (website & blog) serta sosial media seperti facebook, twitter, instagram, linked in, Google+ dan lain lain. Maraknya konsep Personal Branding karena segala sesuatu bisa dilakukan secara mandiri (Do It Yourself-DIY). Aktivasi personal brand secara online dipandang lebih mudah, murah dan efisien.

Lanjutkan membaca “Pakar Personal Branding”

Mengapa Kita Perlu Personal Branding?

Your time is limited, so don’t waste it by living someone else’s life

~steve jobs~

Ada petuah Jawa yang menyatakan bahwa kehidupan manusia di dunia laksana orang mampir ngombe (minum). Terbatas waktunya, demikian kata mendiang Steve Jobs. Sehingga ia menyarankan kepada setiap orang untuk menjalani hidupnya sendiri (tidak  meniru cara hidup orang lain). Pernyataannya tersebut saya kutip di awal tulisan ini.

Lanjutkan membaca “Mengapa Kita Perlu Personal Branding?”

Seberapa Penting Pemilihan Nama dalam Personal Branding?

What’s in a name?

That which we call a rose by any other name would smell as sweet.

(Apalah arti sebuah nama?

Andaikata kamu memberikan nama lain untuk bunga mawar, ia tetap akan berbau wangi)

 

Demikian kata William Shakespeare (1564-1616) seorang pujangga terbesar di Inggris Raya.  Nama seseorang di matanya tidaklah berarti apa-apa. Baginya yang terpenting adalah hakikat dan esensi yang terkait dengan manusia tersebut. Sebagaimana juga bunga mawar yang tetap akan wangi meski diberi nama lain. Benarkah demikian?

Lanjutkan membaca “Seberapa Penting Pemilihan Nama dalam Personal Branding?”

Air Mata Di Ruang Sidang & Personal Brand Politisi

smiley-1

 

Sekali lagi ruang sidang pengadilan kembali menjadi panggung sinetron. Aktor utama  adalah terdakwa, seorang petahana gubernur yang sedang bertarung di pilkada. Lakonnya dugaan penistaan agama dengan aktor pendukung majelis hakim, tim jaksa penuntut umum dan tim penasehat hukum. Penontonnya masyarakat yang sebelumnya pernah terbius dengan panggung yang sama dengan lakon kopi bersianida. Dan seperti biasa hiruk pikuk pemberitaan yang memekakkan dari promotor (diperankan oleh media massa) membuat masyarakat semakin tertarik untuk menyaksikan.

Lanjutkan membaca “Air Mata Di Ruang Sidang & Personal Brand Politisi”